laut terlalu luas untuk di arungi oleh sampan kertas
meskipun karang memang tegar saat di terjang ombak
tapi disini awan abu mengirimkan bau air pertanda ia akan menurunkan ribuan jarum cair ke bumi gersang
ditemani gemericik air hujan aku meringkuk sambil memegang kedua lututku berpikir apakah suratku sudah diterima atau belum. "G sedang apakah dia disana?". jam 16.44 aku beranjak bangun dari kasurku dan mengambil sebuah kertas mencoba menulis surat untuk kedua kalinya, selembar kertas putih tanpa garis hitam atau apapun yang bisa mengotorinya aku ambil dalam surat itu aku menulis :
Apa kabar G? aku tahu kau baik-baik saja disana, apa kau sudah menerima surat ku sebulan yang lalu?
G, hari kamis di awal bulan kemarin aku kembali mendengar suara mu itu cukup mengobati rasa rinduku, siang itu Roo memberikan ponselnya dan menyuruhku untuk mendengarkan sebuah lagu, aku tak tahu lagu siapa itu dan ternyata itu adalah lagu ciptaanmu yang berjudul Spending All The Time With You. lagu itu sungguh menginspirasi bagiku dengan suara khas mu lengkap dengan nada fals aku mendengarnya.
Apa kabar G? aku tahu kau baik-baik saja disana, apa kau sudah menerima surat ku sebulan yang lalu?
G, hari kamis di awal bulan kemarin aku kembali mendengar suara mu itu cukup mengobati rasa rinduku, siang itu Roo memberikan ponselnya dan menyuruhku untuk mendengarkan sebuah lagu, aku tak tahu lagu siapa itu dan ternyata itu adalah lagu ciptaanmu yang berjudul Spending All The Time With You. lagu itu sungguh menginspirasi bagiku dengan suara khas mu lengkap dengan nada fals aku mendengarnya.
meski kita tak pernah bertemu tapi aku suka kejutan-kejutan kecil yang selalu kau berikan, G aku harap kau bisa meluangkan waktu untuk membalas suratku atau hanya sekedar berbincang membahas apapun yang kita sukai di temani segelas teh tarikh.
G sampaikan salamku kepada Tuhan, Dia tahu apa yang terbaik bagiku dan kami sampai jumpa G suatu hari kita akan bertemu.
Gee
lepas menulis lalu kulipat surat itu hingga membentuk sebuah kapal dengan cerobong asap berbentuk segitiga. kali ini aku meminta bantuan seseorang, aku percaya bahwa air yang mengalir dari hilir akan berakhir di laut dan kali ini aku akan meminta bantuan Raja Laut. tepat jam 17.00 aku mengirimkan surat ini melalui sungai yang akan mengantarkannya kepada Neptunus.
semoga Neptunus dapat membantuku...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar